Protocol adalah sebuah aturan atau
standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya
hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara
dua atau lebih titik komputer. Protocol
dapat diterapkan pada perangkat keras,
perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya.
Pada tingkatan yang terendah, protocol
mendefinisikan koneksi perangkat keras. Agar
komputer satu dapat berhubungan dengan komputer
lainnya, koordinasi komunikasi dalam suatu lingkup jaringan komputer harus
melalui protocol yang sama yang dilakukan melalui sebuah port number. Port
mengidentifikasi proses tertentu dimana server dapat memberikan suatu layanan
kepada client atau bagaimana client dapat mengakses sebuah layanan yang ada
dalam server. Port diklasifikasi dengan jenis
protocol transport yang digunakan (TCP dan UDP),
total maksimum jumlah port yang ada sebanyak 65536 buah. Secara umum
fungsi protokol adalah sebagai penghubung dalam komunikasi data sehingga proses
penukaran data bisa berjalan dengan baik dan benar. Secara khusus, fungsi
protokol adalah sebagai berikut :
1. Fragmentasi dan
Re-assembly
Pembagian informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data dari sisi
pengirim. Jika telah sampai di penerima, paket data tersebut akan digabungkan
menjadi paket berita yang lengkap.
2. Enkapsulasi
Enkapsulasi (Encaptulation) adalah proses
pengiriman data yang dilengkapidengan alamat, kode-kode koreksi, dan
lain-lain
3. Kontrol
Konektivitas
Membangun hubungan komunikasi berupa
pengiriman data dan mengakhiri hubungan dari pengirim ke penerima
4. Flow Control
Fungsi dari Flow Control adalah sebagai
pengatur jalannya data dari pengirim ke penerima
5. Error Control
Tugasnya adalah mengontrol terjadinya
kesalahan sewaktu data dikirimkan
6. Pelayanan Transmisi
Fungsinya adalah
memberikan pelayanan komunikasi data yang berhubungan dengan prioritas dan
keamanan data
Contoh nomor port dan kegunaannya:
PORT
|
JENIS PORT
|
NAMA PORT
|
USED
|
21
|
TCP
|
UDP
|
File Tranfer Protocol
|
23
|
TCP
|
UDP
|
TELNET Telnet
|
80
|
TCP
|
UDP
|
Word Wide Web (HTTP)
|
110
|
TCP
|
UDP
|
Post Office Protocol V.3
|
Dan langkah selanjutnya adalah :
1. Sebutkan jenis protocol dan kegunaannya
2. Sebutkan (min. 10 buah) nomor port, jenis port, nama port, dan
fungsinya
ss=MsoNormalCxSpFirst style='text-align:justify'>Buat Percobaan Lakukanlah :
Scanning Port
(egunakan program Nmap
untuk scanning komputer dalam jaringan)
Contoh:
# nmap 192.168.1.1
Syn Scan
# nmap -sS -p 1-1023 -n -P0 192.168.1.9
-sS : Menggunakan Syn Scan
-P0 : Digunakan untuk scan
melalui firewall.
-p : Menentukan range port
-n : Tidak melakukan
pencarian nama/DNS
Connect Scan
# nmap -sT -n -p 1-1023
192.168.1.9
-sT : Menggunakan Connect
Scan
-p : Menentukan range port
-n : Tidak melakukan
pencarian nama/DNS
Ping Sweep
# nmap -sP
192.168.1.1-254
Port info
#nmap -sV -p 1-1023 192.168.0.9
Dan apabila
ingin mencoba atau mempraktekkannya, lakukan test tahap percobaan pada perintah dibawah:
- Scanning
IP Komputer pada jaringan
- Scanning
semua port komputer yang ada,
- Dan tulis :
- Nama Komputer
- IP Address
- Jenis Protocol (TCP
/UDP)
- Hasil Scanning
Port